Bhs.Indonesia
Teknik Penulisan Karya Ilmiah

Isna Dwi Yulianti
Agus
Hidyatullah
JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN
TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM
NEGERI ALUDDIN MAKASSAR
2015
KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT
yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas
kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Bhs.Indonesia
dengan baik.
Adapun makalah ini telah kami usahakan semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan
berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar pembuatan Makalah ini.Untuk itu kami tidak lupa menyampaikan
bayak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah ini.
Namun tidak lepas dari semua itu,
kami menyadari sepenuhnya bahwa ada kekurangan baik dari segi
penyusun bahasanya maupun segilainnya. Oleh karena itu dengan lapang dada dan tangan
terbuka kami membuka selebar-lebarnya bagi pembaca yang ingin memberi saran dan kritik
kepada kami sehingga kami dapat memperbaiki makalah ini.
Akhirnya penyusun mengharapkan semoga dari makalah ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya
sehingga dapat memberikan inspirasi terhadap pembaca.
Samata, 09 Mei 2015
i
DAFTAR ISI
KATAPENGANTAR ………………………………………………...........… i
DAFTAR ISI.......................................................................................... ...........ii
BAB I PENDAHULUAN..................................................................... ...........
A.
Latar
Belakang...................................................................... ...........1
B.
Rumusan
Masalah................................................................. ...........2
C.
Tujuan
................................................................................... ...........2
BAB II PEMBAHASAN....................................................................... ............
A. Konsep
Karya Ilmiah........................................................................3
B. Karakteristik
Karya Ilmiah................................................................3
C. Pola
Pikir dalam Penulisan Karya Ilmiah..........................................4
D. Sumber-sumber
Gagasan Penyusunan Karya Ilmiah........................5
E. Bahan
dan Teknik Pengetikan..........................................................7
F.
Ciri-ciri Karya
Ilmiah........................................................................8
G. Makalah
sebagai Sebuah Bentuk Karya Ilmiah................................9
H. Sitematika
Penyusunan Karya Ilmiah dan Teknik Penyusunannya..10
BAB III PENUTUP............................................................................... ............
A.
Kesimpulan........................................................................................13
B.
Saran...................................................................................................13
DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................14
ii
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar
Belakang
Karya tulis ilmiah adalah suatu produk dari kegiatan
ilmiah. Membicarakan produk ilmiah, pasti kita membayangkan kegiatan yang
dilakukan untuk menghasilkan temuan baru yang bersifat ilmiah, yaitu
penelitian. Memang temuan ilmiah dilakukan melalu penelitian, namun tidak hanya
penelitian merupakan satu-satunya karya tulis ilmiah. Karya tulis ilmiah adalah
suatu tulisan yang membahas suatu permasalahan. Pembahasan itu dilakukan
berdasarkan penyelidikan, pengamatan, pengumpulan data yang diperoleh melalui
suatu penelitian. Karya tulis ilmiah melalui penelitian ini menggunakan metode
ilmiah yang sistematis untuk memperoleh jawaban secara ilmiah terhadap
permasalahan yang diteliti. Untuk memperjelas jawaban ilmiah berdasarkan penelitian,
penulisan karya tulis ilmiah hanya dapat dilakukan sesudah timbul suatu
masalah, yang kemudian dibahas melalui penelitian dan kesimpulan dari
penelitian tersebut.
Karya tulis ilmiah sebagai sarana komunikasi ilmu
pengetahuan yang berbentuk tulisan menggunakan sistematika yang dapat diterima
oleh komunitas keilmuan melalui suatu sistematika penulisan yang disepakati.
B. Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam
pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut.
1. Bagaimana konsep karya
ilmiah?
2. Bagaimana pola fikir
karya ilmiah?
3. Bagaimana Ciri-Ciri
karya ilmiaH?
C.
Tujuan
Tujuan dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut.
1.
Untuk mengetahui konsep karya ilmiah.
2.
Untuk mengetahui pola fikir karya ilmiah.
3.
Untuk mengetahui ciri-ciri karya ilmiah.
BAB II PEMBAHASAN
A.
Konsep
Karya Ilmiah
Karya ilmiah terbentuk dari kata “karya”
dan “ilmiah”. Karya berarti kerja dan hasil kerja dan ilmiah berari bersifat
ilmu. Dengan demikian karya ilmiah berarti kerja atau hasil kerja berdasarkan
ilmu atau kerja yang bersifat ilmu. Ilmu merupakan pengetahuan yang diperoleh
berdasarkan metode-metode ilmiah. Metode ilmiah dilakukan untuk mendapatkan
kebenaran ilmiah. Oleh karena itu, karya ilmiah harus berisi kebenaran ilmiah.
Jadi, karya ilmiah adalah karya yang disusun dengan menggunakan metode ilmiah
untuk mendapatkan kebenaran ilmiah.
Kebenaran
ilmiah akan tercapai apabila diperoleh dari pemikiran yang rasional (logis) dan
dapat dibuktikan secara empiris. Pemikiran yang rasional merpakan pemikiran
yang disertai dengan penalaran yang logis (diterima akal sehat). Penalaran yang
ilmiah harus di sertai dengan informasi (pengetahuan) yang tepercaya. Sedangkan
empiris maksudnya pemikiran yang disertai dengan bukti-bukti dan fakta-fakta.
B.
Karakteristik
Karya Ilmiah
Sesuai
dengan uraian di atas, karya ilmiah berkarakteristik:
a. Objektif,
artinya karya ilmiah harus relistis, apa adanya, sesuai objeknya,tidak ada
rekayasa, dan tidak pula memasukkan unsure-unsur subjektivitas penulis,
b. Faktual, artinya karya
ilmiah harus didasarkan pada fakta dan dapat pula dibuktikan,
c. Rasional dan logis,
artinya karya ilmiah harus dapat diterima secara akal dan berisi
penalaran-penalaran ilmia,
d. Ilmiah, artinya karya
ilmiah harus didasarkan pada bidang keilmuan dan prosedur ilmiah,
e. Sistematis, artinya karya
ilmiah harus disusun dengan menggunakan sistematika yang baik, dan
f. Manfaat, artinya karya
ilmiah harus mempunyai manfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan secara
teoritis dan pihak-pihak yang memerlukan, bahkan bermanfaat secara universal,
dan bermanfaat secara praktis.
C.
Pola
Pikir dalam Penulisan Karya Ilmiah
Pola
piker dalam karya ilmiah memunyai peranan yang sangat penting karena sebuah
karya ilmiah selalu didasarkan pada hasil berpikir ilmiah. Pola pikir dalam karya
ilmiah dipilah menjadi dua, yaitu pola pikir bersifat deduksi (cara berpikir
deduktif) dan pola pikiri induksi (cara berpikir deduktif). Pola pikir
deduktif merupakan pola pikir ilmiah yang didahului dengan pernyataan umum
yang berupa kesimpulan terhadap suatu objek atau pernyataan teoritis dari
sebuah teori tertentu kemudian di tindak lanjuti dengan pernyataan khusus yang
diperoleh dari analisis objek, argument-argumen,bukti-bukti, dan hal lain yang
aktual, realistis, dan logis.
Sedangkan pola pikir deduksi merupakan
pola pikir yang didahului dengan pernyataan khusus yaitu hal yang bersifat
aktual, realistis, dan objektif kemudian ditarik sebuah pernyataan umum
(simpulan).
D.
Sumber-sumber
Gagasan Penyusunan Karya Ilmiah
Sumber
gagasan penysunan karya ilmiah yang dimaksudkan di sini adalah bahan penulisan.
Bahan penulisan adalah berbagai informasi baik teoritis maupun
realistis-empiris yang menimbulkan inspirasi untuk menyusun karya ilmiah.
Sumber-sumber informasi dapat diperoleh dari hal-hal seperti diuraikan di
bawah ini.
a. Inferensi
atau pengalaman
Profesi
yang kita tekuni, aktivitas yang kita jalani, dan pekerjaan yang kita kerjakan
pasti memunculkan persoalan-persoalan. Kerap kali dalam benak kita mempunyai
gagasan untuk mengembangkan aktivitas tersebut menjadi lebih baik, maju, dan
berkualitas. Sering pula, ketika kita menjalani kegiatan, pekerjaan, dan
profesi menemui masalah dan terlintas cara memecahkannya. Gagasan, cara
memecahkan masalah, dan hal-hal baru yang kita dapatkan dari aktivitas itu
dapat kita pakai sebagai bahan untuk menulis karya ilmiah. Sumber yang kita
peroleh seperti itu berarti bersumber dari pengalaman sehari-hari.
b. Observasi
Sumber
penulisan karya ilmiah dapat diperoleh pula dari observasi. Observasi yang
dimaksud adalah pengamatan terhadap suatu objek, kejadian, atau fenomena
tertentu. Kegiatan observasi itu dilakukan dengan terjun langsung atau
melibatkan diri ke dalam objek, peristiwa, dan fenomena yang diamati. Proses
observasi harus dilakukan dengan sadar (terencana) dan terukur.
c. Pustaka
Sumber
pustaka maksudnya adalah sumber yang diperoleh dari buku dan media cetak
lainnya. Untuk mendapatkan bahan penuluisan karya ilmiah dari sumber ini harus
melalui proses membaca kritis.
d. Deduksi
dari suatu teori
Yang
dimaksudkan deduksi dari suatu teori adalah pernyataan-pernyataan umum dari
suatu kesimpulan suatu teori tertentu yang sudah umum dan diyakini
kebenarannya. Penulis karya ilmiah berkeinginan untuk membuktikan simpulan
teori tersebut pada hal lain.
e. Kebijakan-kebijakan
Kebijakan-kebijakan
tertentu dapat manjadi bahan penuliusan karya ilmiah. Yang dimaksudkan dangan
kebijakan adalah ketentua-ketentuan tentang suatu hal yang diberikan atau
diberlakukan oleh pihak tertentu. Kebijakan-kebijakan tersebut menimbulkan
dampak tertentu pada pihak lain. Pihak lain ada yang setuju, ada yang menolak,
ada pula yang tidak mendapatkan pengaruh apa pun. Hal tersebut dapat dipakai
sebagai bahan untuk menyusun karya ilmiah.
f. Laporan
penelitian
Sumber
dari laporan penelitian adalah sumber yang merupakan laporan dari suatu
penelitian yang pernah dilakukan oleh orang lain. Penelitian itu telah
dibukukan menjadi sebuah karya ilmiah. Dengan membaca laporan penelitian
tersebut diharapkan kita akan memperoleh masalah lain yang dapat kita jadikan
sebagai karya ilmiah.
E.
Bahan
dan Teknik Pengetikan
1.
Kertas
Kertas
yang digunakan untuk menulis karya ilmiah adalah kertas HVS 80 gram berukuran
A4 (21,0 cm x 29,7 cm).
2.
Jenis Huruf
Naskah
karya akhir menggunakan jenis huruf yang sama, dari awal sampai akhir, yaitu
Times New Roman, ukuran font 12, kecuali judul bab digunakan ukuran font 14. Huruf
tebal digunakan untuk judul bab, sub bab, tabel, gambar dan lampiran. Huruf
miring dapat digunakan untuk tujuan tertentu, misalnya istilah/kata dalam
bahasa asing, atau kata yang ingin ditekankan.
3.
Margin
Batas
pengetikan dari tepi kertas untuk naskah karya ilmiah adalah sebagai berikut :
Tepi
atas 4 cm
Tepi
bawah 3 cm
Tepi
kiri 4 cm
Tepi
kanan 3 cm
F. Ciri-Ciri Karya
Ilmiah
1. Struktur Sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian
awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian
awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian
gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau
subtopik. Bagian penutup merupakan kesimpulan pokok pembahasan serta
rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.
2. Komponen dan
Substansi
Komponen karya
ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung
pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang
dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
3. Sikap Penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan
menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan
bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
4. Penggunaan Bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin
dari pilihan kata / istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur
yang baku.
G.
Makalah
sebagai Sebuah Bentuk Karya Ilmiah
Makalah
adalah karya tulis yang membahas suatu masalah berdasarkan hasil kajian pustaka
(teori) atau hasil pengamatan.
Tahap-tahap
Penyusunan Makalah
1
Persiapan.
a.
mengumpulkan dan membaca buku-buku untuk memilih dan menentukan topik,
b.membaca buku-buku untuk memperluas
pengetahuan yang berhubungan dengan topik yang telah terpilih,dan
c.mengembangkan
kerangka makalah.
2.
Penulisan.
Kegiatan pengembangan kerangka makalah menjadi sebuah makalah
3.
Pemeriksaan (Revisi)
Pemeriksaan terhadap isi dan penggunaan kata, kalimat, ejaan, dan
tanda baca.
Pertimbangan
dalam memilih topik
(a) topik harus bermanfaat,
(b) menarik dan sesuai dengan minat penulis,
(c) topik harus dikuasai penulis,dan
(d) tersedia sumber-sumber informasi dan bacaan.
H.
Sitematika
Penyusunan Karya Ilmiah dan Teknik Penyusunannya
Bagian
Awal
1. Hal-hal yang
termasuk bagian awal adalah :
2. Halaman sampul
3.Halaman judul
4. Abstrak
5. Kata Pengantar
6. Daftar Isi
7. Daftar Gambar
8. Daftar Lampiran
Bagian
Inti
Hasil-hasil atau kumpulan data yang di
dapat dari suatu penelitian dan juga berisi
narasi (penceritan), eksposisi (paparan), deskripsi (lukisn) gambaran
dan argumentasi (alasan). Di bagia inti juga biasanya terdapat catatan kaki.
Bagian
Akhir
• Daftar Pustaka
• Lampiran
• Riwayat Hidup
Penulis
BAB III PENUTUP
A.
Kesimpulan
Berdasarkan
makalah yang telah dibuat diperoleh kesimpulan sebagai berikut.
1. Karya
ilmiah terbentuk dari kata “karya” dan “ilmiah”. Karya berarti kerja dan hasil
kerja dan ilmiah berari bersifat ilmu. Dengan demikian karya ilmiah berarti
kerja atau hasil kerja berdasarkan ilmu atau kerja yang bersifat ilmu.
2. Pola
piker dalam karya ilmiah memunyai peranan yang sangat penting karena sebuah
karya ilmiah selalu didasarkan pada hasil berpikir ilmiah. Pola pikir dalam
karya ilmiah dipilah menjadi dua, yaitu pola pikir bersifat deduksi (cara
berpikir deduktif) dan pola pikiri induksi (cara berpikir deduktif). Pola
pikir deduktif merupakan pola pikir ilmiah yang didahului dengan
pernyataan umum yang berupa kesimpulan terhadap suatu objek atau pernyataan teoritis
dari sebuah teori tertentu kemudian ditindak lanjuti dengan pernyataan khusus
yang diperoleh dari analisis objek, argument-argumen,bukti-bukti, dan hal lain
yang aktual, realistis, dan logis. Sedangkan pola pikir
induktif merupakan pola pikir yang didahului dengan pernyataan khusus
yaitu hal yang bersifat aktual, realistis, dan objektif kemudian ditarik sebuah
pernyataan umum (simpulan).
3.
Ciri-Ciri Karya
Ilmiah
a.
Struktur Sajian
b.
Komponen dan Substansi
c.
Sikap Penulis
d.
Penggunaan Bahasa
B.
Saran
Untuk para pembaca makalah kami yang ingin membuat
suatu karya ilmiah dan ingin menjadikan makalah kami sebagai reperensi,
silahkan tapi jagan meniru isi secara keseluruhan anda bisa mengembangkannya
menjadi lebih baik lagi.
Daftar Pustaka
Akhadiah,
Sabarti, Arsyad Maidar G., dan Ridwan, Sakura H. 1989. Pembinaan
Kemampuan Menulis
Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Brotowidjoyo,
Mukayat D. 2002. Penulisan Karangan
Ilmiah. (Ed. Ke-2). Jakarta:
Akademika
Pressindo.
Keraf,
Gorys. 1997. Komposisi: Sebuah Pengantar
Kemahiran Berbahasa. Ende-
lores:
Nusa Indah.
Sugono,
Dendy. 1997. Berbahasa Indonesia Dengan
Benar. Jakarta : Puspa Swara.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar