dengarkan musik



Selasa, 06 Oktober 2015

makalah bhs. indonesia penulisan karya ilmiah



Bhs.Indonesia
Teknik Penulisan Karya Ilmiah
Description: C:\Documents and Settings\user123\My Documents\KP\Kimia Dasar\Stoikiometri\lambang UINAM.jpg

Isna Dwi Yulianti
Agus Hidyatullah

JURUSAN MATEMATIKA
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALUDDIN MAKASSAR
2015


KATA PENGANTAR
Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan makalah Bhs.Indonesia dengan baik. 
Adapun makalah ini telah kami usahakan semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar pembuatan Makalah ini.Untuk itu kami tidak lupa menyampaikan bayak terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan makalah ini.
Namun tidak lepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa ada kekurangan baik dari segi penyusun bahasanya maupun segilainnya. Oleh karena itu dengan lapang dada dan tangan terbuka kami membuka selebar-lebarnya bagi pembaca yang ingin memberi saran dan kritik kepada kami sehingga kami dapat memperbaiki makalah ini.
Akhirnya penyusun mengharapkan semoga dari makalah ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya sehingga dapat memberikan inspirasi terhadap pembaca.
Samata09  Mei 2015



i

DAFTAR ISI
KATAPENGANTAR            ………………………………………………...........… i
DAFTAR ISI.......................................................................................... ...........ii
BAB I PENDAHULUAN..................................................................... ...........
A.    Latar Belakang...................................................................... ...........1
B.     Rumusan Masalah................................................................. ...........2
C.     Tujuan ................................................................................... ...........2
BAB II PEMBAHASAN....................................................................... ............
A.     Konsep Karya Ilmiah........................................................................3
B.      Karakteristik Karya Ilmiah................................................................3
C.     Pola Pikir dalam Penulisan Karya Ilmiah..........................................4
D.    Sumber-sumber Gagasan Penyusunan Karya Ilmiah........................5
E.     Bahan dan Teknik Pengetikan..........................................................7
F.      Ciri-ciri Karya Ilmiah........................................................................8
G.    Makalah sebagai Sebuah Bentuk Karya Ilmiah................................9
H.    Sitematika Penyusunan Karya Ilmiah dan Teknik Penyusunannya..10
BAB III PENUTUP............................................................................... ............
A.    Kesimpulan........................................................................................13
B.     Saran...................................................................................................13
DAFTAR PUSTAKA.........................................................................................14
ii

BAB I PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Karya tulis ilmiah adalah suatu produk dari kegiatan ilmiah. Membicarakan produk ilmiah, pasti kita membayangkan kegiatan yang dilakukan untuk menghasilkan temuan baru yang bersifat ilmiah, yaitu penelitian. Memang temuan ilmiah dilakukan melalu penelitian, namun tidak hanya penelitian merupakan satu-satunya karya tulis ilmiah. Karya tulis ilmiah adalah suatu tulisan yang membahas suatu permasalahan. Pembahasan itu dilakukan berdasarkan penyelidikan, pengamatan, pengumpulan data yang diperoleh melalui suatu penelitian. Karya tulis ilmiah melalui penelitian ini menggunakan metode ilmiah yang sistematis untuk memperoleh jawaban secara ilmiah terhadap permasalahan yang diteliti. Untuk memperjelas jawaban ilmiah berdasarkan penelitian, penulisan karya tulis ilmiah hanya dapat dilakukan sesudah timbul suatu masalah, yang kemudian dibahas melalui penelitian dan kesimpulan dari penelitian tersebut.
Karya tulis ilmiah sebagai sarana komunikasi ilmu pengetahuan yang berbentuk tulisan menggunakan sistematika yang dapat diterima oleh komunitas keilmuan melalui suatu sistematika penulisan yang disepakati.



B.     Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut.
1. Bagaimana konsep karya ilmiah?
2. Bagaimana pola fikir karya ilmiah?
3. Bagaimana Ciri-Ciri karya ilmiaH?
C.    Tujuan
                      Tujuan dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut.
1.    Untuk mengetahui konsep karya ilmiah.
2.    Untuk mengetahui pola fikir karya ilmiah.
3.    Untuk mengetahui ciri-ciri karya ilmiah.









BAB II  PEMBAHASAN
A.    Konsep Karya Ilmiah
Karya ilmiah terbentuk dari kata “karya” dan “ilmiah”. Karya berarti kerja dan hasil kerja dan ilmiah berari bersifat ilmu. Dengan demikian karya ilmiah berarti kerja atau hasil kerja berdasarkan ilmu atau kerja yang bersifat ilmu. Ilmu merupakan pengetahuan yang diperoleh berdasarkan metode-metode ilmiah. Metode ilmiah dilakukan untuk mendapatkan kebenaran ilmiah. Oleh karena itu, karya ilmiah harus berisi kebenaran ilmiah. Jadi, karya ilmiah adalah karya yang disusun dengan menggunakan metode ilmiah untuk mendapatkan kebenaran ilmiah.
Kebenaran ilmiah akan tercapai apabila diperoleh dari pemikiran yang rasional (logis) dan dapat dibuktikan secara empiris. Pemikiran yang rasional merpakan pemikiran yang disertai dengan penalaran yang logis (diterima akal sehat). Penalaran yang ilmiah harus di sertai dengan informasi (pengetahuan) yang tepercaya. Sedangkan empiris maksudnya pemikiran yang disertai dengan bukti-bukti dan fakta-fakta.
B.     Karakteristik Karya Ilmiah
            Sesuai dengan uraian di atas, karya ilmiah berkarakteristik:
a.  Objektif, artinya karya ilmiah harus relistis, apa adanya, sesuai objeknya,tidak ada rekayasa, dan tidak pula memasukkan unsure-unsur subjektivitas penulis,
b.  Faktual, artinya karya ilmiah harus didasarkan pada fakta dan dapat pula dibuktikan,
c.  Rasional dan logis, artinya karya ilmiah harus dapat diterima secara akal dan berisi penalaran-penalaran ilmia,
d.  Ilmiah, artinya karya ilmiah harus didasarkan pada bidang keilmuan dan   prosedur ilmiah,
e.  Sistematis, artinya karya ilmiah harus disusun dengan menggunakan sistematika yang baik, dan
f.  Manfaat, artinya karya ilmiah harus mempunyai manfaat untuk pengembangan ilmu pengetahuan secara teoritis dan pihak-pihak yang memerlukan, bahkan bermanfaat secara universal, dan bermanfaat secara praktis.
C.    Pola Pikir dalam Penulisan Karya Ilmiah
Pola piker dalam karya ilmiah memunyai peranan yang sangat penting karena sebuah karya ilmiah selalu didasarkan pada hasil berpikir ilmiah. Pola pikir dalam karya ilmiah dipilah menjadi dua, yaitu pola pikir bersifat deduksi (cara berpikir deduktif) dan pola pikiri induksi (cara berpikir deduktif). Pola pikir deduktif merupakan pola pikir ilmiah yang didahului dengan pernyataan umum yang berupa kesimpulan terhadap suatu objek atau pernyataan teoritis dari sebuah teori tertentu kemudian di tindak lanjuti dengan pernyataan khusus yang diperoleh dari analisis objek, argument-argumen,bukti-bukti, dan hal lain yang aktual, realistis, dan logis.
Sedangkan pola pikir deduksi merupakan pola pikir yang didahului dengan pernyataan khusus yaitu hal yang bersifat aktual, realistis, dan objektif kemudian ditarik sebuah pernyataan umum (simpulan).
D.    Sumber-sumber Gagasan Penyusunan Karya Ilmiah
Sumber gagasan penysunan karya ilmiah yang dimaksudkan di sini adalah bahan penulisan. Bahan penulisan adalah berbagai informasi baik teoritis maupun realistis-empiris yang menimbulkan inspirasi untuk menyusun karya ilmiah. Sumber-sumber  informasi dapat diperoleh dari hal-hal seperti diuraikan di bawah ini.
a.  Inferensi atau pengalaman
Profesi yang kita tekuni, aktivitas yang kita jalani, dan pekerjaan yang kita kerjakan pasti memunculkan persoalan-persoalan. Kerap kali dalam benak kita mempunyai gagasan untuk mengembangkan aktivitas tersebut menjadi lebih baik, maju, dan berkualitas. Sering pula, ketika kita menjalani kegiatan, pekerjaan, dan profesi menemui masalah dan terlintas cara memecahkannya. Gagasan, cara memecahkan masalah, dan hal-hal baru yang kita dapatkan dari aktivitas itu dapat kita pakai sebagai bahan untuk menulis karya ilmiah. Sumber yang kita peroleh seperti itu berarti bersumber dari pengalaman sehari-hari.

b.  Observasi
Sumber penulisan karya ilmiah dapat diperoleh pula dari observasi. Observasi yang dimaksud adalah pengamatan terhadap suatu objek, kejadian, atau fenomena tertentu. Kegiatan observasi itu dilakukan dengan terjun langsung atau melibatkan diri ke dalam objek, peristiwa, dan fenomena yang diamati. Proses observasi harus dilakukan dengan sadar (terencana) dan terukur.
c.  Pustaka
Sumber pustaka maksudnya adalah sumber yang diperoleh dari buku dan media cetak lainnya. Untuk mendapatkan bahan penuluisan karya ilmiah dari sumber ini harus melalui proses membaca kritis.
d. Deduksi dari suatu teori
Yang dimaksudkan deduksi dari suatu teori adalah pernyataan-pernyataan umum dari suatu kesimpulan suatu teori tertentu yang sudah umum dan diyakini kebenarannya. Penulis karya ilmiah berkeinginan untuk membuktikan simpulan teori tersebut pada hal lain.
e.  Kebijakan-kebijakan
Kebijakan-kebijakan tertentu dapat manjadi bahan penuliusan karya ilmiah. Yang dimaksudkan dangan kebijakan adalah ketentua-ketentuan tentang suatu hal yang diberikan atau diberlakukan oleh pihak tertentu. Kebijakan-kebijakan tersebut menimbulkan dampak tertentu pada pihak lain. Pihak lain ada yang setuju, ada yang menolak, ada pula yang tidak mendapatkan pengaruh apa pun. Hal tersebut dapat dipakai sebagai bahan untuk menyusun karya ilmiah.
f.  Laporan penelitian
Sumber dari laporan penelitian adalah sumber yang merupakan laporan dari suatu penelitian yang pernah dilakukan oleh orang lain. Penelitian itu telah dibukukan menjadi sebuah karya ilmiah. Dengan membaca laporan penelitian tersebut diharapkan kita akan memperoleh masalah lain yang dapat kita jadikan sebagai karya ilmiah.
E.     Bahan dan Teknik Pengetikan
1.  Kertas
Kertas yang digunakan untuk menulis karya ilmiah adalah kertas HVS 80 gram berukuran A4 (21,0 cm x 29,7 cm).
2. Jenis Huruf
Naskah karya akhir menggunakan jenis huruf yang sama, dari awal sampai akhir, yaitu Times New Roman, ukuran font 12, kecuali judul bab digunakan ukuran font 14. Huruf tebal digunakan untuk judul bab, sub bab, tabel, gambar dan lampiran. Huruf miring dapat digunakan untuk tujuan tertentu, misalnya istilah/kata dalam bahasa asing, atau kata yang ingin ditekankan.


3. Margin
Batas pengetikan dari tepi kertas untuk naskah karya ilmiah adalah sebagai berikut :
Tepi atas 4 cm
Tepi bawah 3 cm
Tepi kiri 4 cm
Tepi kanan 3 cm
F. Ciri-Ciri Karya Ilmiah
1. Struktur Sajian
Struktur sajian karya ilmiah sangat ketat, biasanya terdiri dari bagian awal (pendahuluan), bagian inti (pokok pembahasan), dan bagian penutup. Bagian awal merupakan pengantar ke bagian inti, sedangkan inti merupakan sajian gagasan pokok yang ingin disampaikan yang dapat terdiri dari beberapa bab atau subtopik. Bagian penutup merupakan kesimpulan pokok pembahasan serta rekomendasi penulis tentang tindak lanjut gagasan tersebut.
2. Komponen dan Substansi
Komponen karya ilmiah bervariasi sesuai dengan jenisnya, namun semua karya ilmiah mengandung pendahuluan, bagian inti, penutup, dan daftar pustaka. Artikel ilmiah yang dimuat dalam jurnal mempersyaratkan adanya abstrak.
3.  Sikap Penulis
Sikap penulis dalam karya ilmiah adalah objektif, yang disampaikan dengan menggunakan gaya bahasa impersonal, dengan banyak menggunakan bentuk pasif, tanpa menggunakan kata ganti orang pertama atau kedua.
4. Penggunaan Bahasa
Bahasa yang digunakan dalam karya ilmiah adalah bahasa baku yang tercermin dari pilihan kata / istilah, dan kalimat-kalimat yang efektif dengan struktur yang baku.
G.      Makalah sebagai Sebuah Bentuk Karya Ilmiah
Makalah adalah karya tulis yang membahas suatu masalah berdasarkan hasil kajian pustaka (teori) atau hasil pengamatan.
Tahap-tahap Penyusunan Makalah
1 Persiapan.
a. mengumpulkan dan membaca buku-buku untuk memilih dan menentukan topik,
b.membaca buku-buku untuk memperluas pengetahuan yang berhubungan dengan topik yang telah terpilih,dan
        c.mengembangkan kerangka makalah.
2.  Penulisan.
      Kegiatan pengembangan kerangka makalah menjadi sebuah makalah
3.  Pemeriksaan (Revisi)
      Pemeriksaan terhadap isi dan penggunaan  kata, kalimat, ejaan, dan
      tanda baca.
Pertimbangan dalam memilih topik
      (a) topik harus bermanfaat,
      (b) menarik dan sesuai dengan minat penulis,
      (c) topik harus dikuasai penulis,dan
      (d) tersedia sumber-sumber informasi dan bacaan.
H.    Sitematika Penyusunan Karya Ilmiah dan Teknik Penyusunannya
Bagian Awal
1. Hal-hal yang termasuk bagian awal adalah :
2. Halaman sampul
3.Halaman judul
4. Abstrak
5. Kata Pengantar
6. Daftar Isi
7. Daftar Gambar
8. Daftar Lampiran

Bagian Inti
Hasil-hasil atau kumpulan data yang di dapat dari suatu penelitian dan juga berisi  narasi (penceritan), eksposisi (paparan), deskripsi (lukisn) gambaran dan argumentasi (alasan). Di bagia inti juga biasanya terdapat catatan kaki.
Bagian Akhir
• Daftar Pustaka
• Lampiran
• Riwayat Hidup Penulis















BAB III PENUTUP
A.    Kesimpulan
Berdasarkan makalah yang telah dibuat diperoleh kesimpulan sebagai berikut.
1.      Karya ilmiah terbentuk dari kata “karya” dan “ilmiah”. Karya berarti kerja dan hasil kerja dan ilmiah berari bersifat ilmu. Dengan demikian karya ilmiah berarti kerja atau hasil kerja berdasarkan ilmu atau kerja yang bersifat ilmu.
2.      Pola piker dalam karya ilmiah memunyai peranan yang sangat penting karena sebuah karya ilmiah selalu didasarkan pada hasil berpikir ilmiah. Pola pikir dalam karya ilmiah dipilah menjadi dua, yaitu pola pikir bersifat deduksi (cara berpikir deduktif) dan pola pikiri induksi (cara berpikir deduktif). Pola pikir deduktif merupakan pola pikir ilmiah yang didahului dengan pernyataan umum yang berupa kesimpulan terhadap suatu objek atau pernyataan teoritis dari sebuah teori tertentu kemudian ditindak lanjuti dengan pernyataan khusus yang diperoleh dari analisis objek, argument-argumen,bukti-bukti, dan hal lain yang aktual, realistis, dan logis. Sedangkan pola pikir induktif merupakan pola pikir yang didahului dengan pernyataan khusus yaitu hal yang bersifat aktual, realistis, dan objektif kemudian ditarik sebuah pernyataan umum (simpulan).
3.      Ciri-Ciri Karya Ilmiah
a.       Struktur Sajian
b.      Komponen dan Substansi
c.       Sikap Penulis
d.      Penggunaan Bahasa
B.     Saran
Untuk para pembaca makalah kami yang ingin membuat suatu karya ilmiah dan ingin menjadikan makalah kami sebagai reperensi, silahkan tapi jagan meniru isi secara keseluruhan anda bisa mengembangkannya menjadi lebih baik lagi.



Daftar Pustaka
Akhadiah, Sabarti, Arsyad Maidar G., dan Ridwan, Sakura H. 1989. Pembinaan
Kemampuan Menulis Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Brotowidjoyo, Mukayat D. 2002. Penulisan Karangan Ilmiah. (Ed. Ke-2). Jakarta:
Akademika Pressindo.
Keraf, Gorys. 1997. Komposisi: Sebuah Pengantar Kemahiran Berbahasa. Ende-
lores: Nusa Indah.
Sugono, Dendy. 1997. Berbahasa Indonesia Dengan Benar. Jakarta : Puspa           Swara.

















 




Tidak ada komentar:

Posting Komentar