Jagan
lihat Dari Luar Tapi Dari Hati
Dibilang temen mesra dibilag
pacar gak juga jadi ya gitu the menurut loh..? Gini di sekolah itu aku punya
temen cowo aku dan dia itu berteman deket baget bahkan kemana-mana tuh selalu
berdua bahkan jika ada yang berani ganguguin aku dia mara baget itu karena kami
dekat baget seperti saudara gitu tapi kalau tanggapan teman-teman tuh kami
pacaran padahal kenyataanya gak kok karena dia itu suka sama salah satu temen
cewe aku tapi dia takut ntuk mengatakan perasaannya itu kepada temanku itu dia
takut di tolak katanya, aku yang sebagai sahabat dia sekaligus temen cewe yang
dia suka itu gak banyak membantu enatkh karena mengapa aku gak suka kalo dia
tuh nanti punya pacar malaah gelupain aku sahabatya, makanya aku tak perna merespon
dia kalo lagi curhat sama aku tentang temen aku itu.
Fandi :Intan...? aku mau minta tolon dong sama
kamu.
Intan :Apa, jagan bilang tentang cewe lagi
yah, aku males ( dengan nada yang jengkel).
Fandi :Ihhhhh, kamu kok gitu sih sama aku,
masa kamu gak seneng sih kalo aku punya pacar.? Aku bakalan kok gelupai kamu
kalau aku udah punya pacar aku janji the, aku mohon yah.
Intan
: sekali aku bilang tidak pastinya tidak, udah the makan ajah buruan ini udah
mau masuk tau.
Setelah bebetapa hari ternyata
fandi mulai dekat dengan Dewi itu berkat bantuan teman aku yang uadah lama
gejar-gejar aku juga, tapi aku gak mau.. seperti dugaanku setelah mereka
pacaran Fandi akan ninggalin aku dan hari-harinya kebanyakan dengan dewi
pacarnya itu, aku kecewa dengan sikap fandi yang selama ini, aku selelu sms dia
tapi gak di balas, aku telvon hpnya selalu saja sibuk mungkin karena nelvon
kali sama pacarnya itu, bahkan aku mai ke rumahnya ajah dia gak ada.
Hari itu aku bete baget gak tau
mau gapain makanya aku jalan-jalan ke mol tau-taunya aku gelihat dewi jalan
sama cowo lain aku mencoba untuk menghubungi fandi tapi dia tak percaya dengan
apa yang aku katakan, aku mau foto tapi hapeku tak ada kameranya aku tak
mungkin membiarkan sahabatku dihianati seperti ini, aku mencoba menghampiri
dewi tapi sayang sekali aku kehilanagan jejak mereka.
Disekolah aku berusaha untuk
menjelaskan semua yang aku lihat di mol kepada afandi tapi fandi malah marah
kepadaku dan berkata itu karena aku cembu dengan mereka, akhirnya fandi marah
kepadaku dan pergi meninggalkan aku, baru kali ini aku melihat fandi marah
seperti itu kepadaku rasanya sakit baget, aku yakin aku bisa membuktikan
kebenaran dan menunjukan kepada fandi apa yang sebenarnya terjadi.
Setelah kejadian tersebut aku dan
fandi tak pernah saling menyapa lagi, karena aku kecewa dengan sikap dia,dia
juga arah karena dia fikir aku mengfitna dewi pacarnya itu,aku akan melakukan
aa yang kamu inginkan fan, karena rasa aku yang begiru boring sering sendiri
dan terus saja di ganggu oleh Fahmi, makannya aku memutuskan untuk menerima
fahmi sebagai pacar aku, mungkin dengan itu aku bisa melukpakan fandi sebagai
teman aku, aku sudah berkali-kali memergoki dewi jalan dengan pacarnay yang
lain tapi aku tak pernah peduli akan hal itu karena aku tau itu semua hanya
sia-sia aku mencampuri urusan mereka, aku yang juga jalan dengan fahmi merasa
happy karena fahmi baik kepadaku dan tak pernah membuat aku kecewa, dia tak
seperah yang aku bayanagkan, aku fikir dia akan membosankan tenyata tidak dia
malah selalu menghibur aku jika aku lagi sedih, dia selalu bantuin aku gerjain
tugas jika aku kesusahan, fandi yang tau hubugan aku dan fahmi saat itu
menghampiri kami dan dia memukul fahmi, aku tak tau apa alasan dia melakukan
hal itu aku yang sebagai pacar fahmi tentu saja aku tak ingin pacarku di pukuli
dan mengajak fahmi pergi dari tempat itu.
Beberapa hari kemudiyan aku
melihat fandi dan dewi sering berantem, dan fand pun berlahan mulai mendekati
aku kemabali segai sahabat yang pernah dia lupakan ketika mendapatkan seorang
pacar, karena fahmi masi sakit hati karena pernah di pukul oleh fandi tak suka
jika aku dekat dengan fandi, tapi setelah aku jelaskan semuanya akhirnya fahmi
berlahan menjadi megerti dan mau menerima fandi menjadi sahabat aku lagi, tapi
dia tak mau jika fandi merebut aku dari dia, dan melupakan dia sebagai pacr
aku, dimana kau juga sudah merasa nayaman bersama dengan fahmi.
Dewi
:Oh jadi ain alasan kamu menjauh dari aku karena kamu dekat lagi dengan intan
jadi kamu sekarang balikan lagi dengan intan, eh kamu intan kamu jagan sok
kecantikan yah disini, dasar tukang nikung loh.
Fandi
: dewi jaga mulut kamu yang.
Dewi
: kenapa kamu tidak suka aku bilang kaya gitu.?
Fahmi
: eh kamu gak punya sopan santun yah jadi cewe, tuh mulut di jaga dong.
Dewi
:oh jadi sekarang kaliyan berdu pacaran dengan anak ini aduh kasian sekali
kaliyan ini.
Intan
: maksud kamu apa wi, aku rasa kamu salah faham yah aku denagn fandi adalah
sahabat seangkan fahmi iyh pacar aku kenapa, kenaa kamu selalu bersikap digin
gini sih semenjak aku mergotin kamu dengan pacar kamu itu sepertinya kamu
berubah derestis sama aku, aku bukan penghancur hubugan kamu dengan fandi kamu
sendiri ang menghancurkannya dengan jalan kamu selingkuh, bagaimanapun kamu
menyembunyikan selingkuhan kamu pasti akan ketahuan juga.
Dewi
: loh kurang ajar baget sih.
Fandi:
wi mulai saat ini juga aku mau kita putus,
Dewi:
apa kamu bilang putus, ok kamu fikir aku bahkalan megemis gitu di hadapan kamu
gak, aku punya pacar yang lebih tajir dari kamu.
Intan
: wi sepertinya hari ini kamu akan jomloh, tuh lihat pacar kamau jalan sama
cewe lain kamu yang sabar yah.
Setelah
kejadiyan itu sekarang dewi menjadi wanita pendiam dan tertutu kepada siapa
saja, dia yang dulu sangat berbeda dengan dia yang sekarang, akhirnya fandi
mulai mendekati dewi kembali dia yakin dewi tak akan melakukan hal yang sama
setelah dia mengalami sakit sepeti yang di rasakan oleh fandi.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar