dengarkan musik



Rabu, 25 Juni 2014

### NUN ### by; syamsuddin abu abil Nun... Engkau sosok yang selalu kurindukan... Dalam setiap ayunan langkahku... Ketulusanmu membuatku tak ingin jauh darimu.. Engkau adalah nafas kehidupanku... Nun... Hidupku seakan hampa tanpamu... Tutur kata yang keluar dari mulut mungilmu.. Membangkitkan gelora meraih bintang.. Meski aku sadar hal tak akan terjadi... Nun... Jari lentikmu menuntun jalanku... Menyusuri lereng-lereng terjal... Lereng terjal yang membinasakan... Karena cengkramanku yang rapuh.. Nun... Disaat bibirku terkunci rapat... Saat Sorotan mataku hampir padam... Sinar kasihmu hadir membebaskanku... Dari cengkraman kekecewaan...

Selasa, 24 Juni 2014

@@ DI BAWAH BELAIAN KASIHMU @@ by; Syamsuddin Abu Abil Semilir agin menyapa di keheningan malam... Membangkitkan gelora asa terpendam... Tangan si buntung... Meraih bintang disisi rembulan... Syair si jangkerit... Pantun si kodok... Menyandarkan aku dalam lamunan... Kenangan indah di rahim sang ibu... Embun malam berselimut kabut.... Menyapa daun di ujung rantin... Diatas hamparan bumi pertiwi... Menambah pesona keagungan ilahi... Ooh sang penguasa jagat... Betapa besar keagunganmu... Yang membesarkan aku... Dibawah belaian kasihmu... Ooh jiwa yang serakah... Sadarlah... Sadarlah... Sadarlah...
MENANTANG BADAI MENUAI ASA Oleh ; Syamsuddin Abu Abil Kabut pagi berselimutkan awan... Menutupi rimba belantara berduri... Derap langkah kaki sang hero... Berselendang mesiu di lereng cadas... Kicauan burung di ranting peradaban... Mengurai saraf patriot bangsa... Kontur kehidupan yang tak kenal batas... Menyimpang asa anak negeri... Lereng terjang berhias belukar... Di kaki mega cakrawala senja... Roda pedati berkekang asa... Menyusuri tapak hamparan berduri... Ooh sang hero... Kepalkan tanganmu... Busungkan dadamu... Asa anak negeri di pundakmu... Isap tangis bumi pertiwi... Menyusuk sukma kegalauan zaman... Sang cukong bersulang khamar... Di atas permadani hasil rampokan...
Memori "95 @@@@ BALADA CINTA @@@@ Hidup ini penuh misteri, tatkala kududuk seorang diri... Diserbi depan gubuk asmara... Menikmati cahaya dewi rembulan... Yang menerangi jagat raya... Malam semakin larut... Suasana sunyi semakin mencekam... Hembusan angin malam seakan menyapa... Gerak ranting seakan melambai... Namun aku tak peduli... Aku semakin terlena dalam lamunan... Bola mataku menangkap bayangan... Sontak aku tersenyum dalam kesendirian... Purnama semakin condong ke barat... Aku tetap terpaku dalam kesunyian malam... Suara jangkrit mengalunkan melodi.. Menggema menusuk kalbu... Kini bayanganmu kembali hadir di klopak mataku... Bibir mungilmu yang merah merona Membuat bayanganmu semakin sempurna... Engkau bagaikan bidadari yang turun dari suargaloka... Aku berteriak dalam kebisuan.... Nun.... nun.... nun... Tapi engkau terus saja berlalu... Menghilang di telan awan.. Yang menutupi cahaya purnama... By; Syamsuddin Abu Abil
HARAPAN HAMPA by; Syamsuddin abu abil Mutiara di atas pelangi... Menatap mega... Cakrawala membentang... Asmara rindu diakhir senja... Permadani dalam kubangan birahi... Tali temali mengikat sukma... Nafsu serakah mengintai mangsa.. Tak peduli untung rugi.... Nyanyian merdu melodi cinta... Dalam ayunan tagis si miskin... Terompet kematian membelah kesunyian.. Di atas pedati majikan berdangsa... Tangis si bisu menggoreskan luka... Menunggu fajar zaman berganti... Deru mesin langkah serdadu... Dalam selimut sutra penguasa bercumbu..
@@@@ MAHKOTA CINTA @@@@ By; Syamsuddin Abu Abil Cinta adalah misteri kehidupan... Cinta sering datang tiba-tiba... Menyapa dengan kelembutan.... Cinta memiliki kebebasan... Kebebasan untuk memilih... Hati mana yang ingin ia sapa... Cinta tak memandang wujud dan rupa... Cinta berjalan sesuai kehendaknya... Ketika cinta menyentuh sukma... Tak jua insan pun yang kuasa melawanya.... Cinta adalah sebuah perjalanan... Perjalanan panjang yang tak kenal batas cakrawala... Perjalanan yang membutuhkan pengorbanan dan ketulusan... Ketika cinta meyusuri lorong-lorong kehidupan anak manusia.... Dengan lampion-lampion kerinduan yang mengiringinya... Untuk mencari pangerannya... Pangeran yang berthata kesetiaan... Pangeran yang berjubah kasih sayang.. Saat cinta berdiri disisi sang pangeran.. Maka cinta akan memasangkan mahkota kebahagiaan...

Minggu, 22 Juni 2014

★Kerinduan Seorang Sahabat★ dulu kita selalu seirama dalam nada satu dalam langkah bahagia dalam tangis merangkul saat ku terinjak kini tangis dan tawa itu, adalah bingkai kenangan kita tertatih merintih dalam rindu yang tak pernah letih kebisuan menjadi raja malam ini,, adakah disana kau tau..? seorang sahabat dalam nyanyian rindu mencoba memanggilmu dalam hembusan angin malam yang menghantarkan kenangan itu masih ingatkah kau sahabatku..? nada nada yang pernah ku nyanyikan saat dunia berpaling darimu hanya satu kata untukmu “aku akan selalu Setia menanti kebersamaan kita seperti dulu..” *** apa sobat2 disini ada yang sedang merindukan Sahabatnya..??