dengarkan musik



Senin, 26 Mei 2014

6 Gelrs


Hay.. kenalin nama aku isna dwi yuliant, kalian boleh panggil aku isna atau devi, pasti nanya-nanya kan devi itu dari mana, devi itu sebenrnya nama aku yang sebenarnya nama aku isna devi yulianti tapi waktu SD yah gitulah guruku salah nulis nama aku jadinya kebawa sampai sekarang deh...aku ingin ceritai di masa kau duduk di sma kelas 2 tempatnya di MAN bulukumba, ingat di masa aku baru pembagian kelas, aku masi kurang kenal dengan teman yang lain yang aku kenal hanya beberapa orang yaiu naya, elha, nurwa,hikama dan hasrah, aku bisa kenal sma mereka karena emang udah kenal dari kelas 1 sih sebenarya,kenal naya,elha dan hasra kerana mereka 1 kelas dengan sepupu aku yaitu nunung makanya aku suka kekelas mereka waktu masi kelas 1, kalau nurwa teman aku d masa Mts. kalau hikma tu sih eman kelas aku sendiri di kelas 1 makax udah kenal sama dia, tapi walaupun akau kenal sama dia bahkan perna 1 kelas sama dia tapi kamai tidak begitu dekat,.. setelah kelas 2 barulah kami kenal lebih dekat. selang beberapa bulan elha ad urusan di makassar dan setelah dia kembali dia memmbeli sesuatu untuk kami semua yaitu sebuah pulpen, yang dia belli hanya 6 buah yah untuk saya, naya, nurwa,hikma,hasra & dirinya sendiri. kerena kami memang selalu bersama dan kemanapaun pasti baersama.

 kami mulai hanting dengan pulpen kami masing-masing yang diberikan oleh elha,semenjak itu kami menjadi semakin akrab bahkan kalu mau kekantin semua kekantin ketoiletpun begitu,hehehe bercandaa paling sih 3 org atau 2 orang ajah, cuman sekedar nemenin gitu maksudnya, perna suatu ketika diantara kami ada yang berselisih yaitu aku dan nurwa, alasanya kerena dia buat status d sosial media yang membuat aku tersinggung baget sebenranya aku sih gak buka sosial media cuman yang buka itu elha, tapi kerena kebetulan elha pada saat itu ginap di rumah aku jadinya dia memperkihatkan kepada saya dan seketika saya terbakar oleh amarah, akupun membalasnya dengan hal yangmembuatnya juga tersinggung, hingga akhirnya esokpun tiba aku sebenarnay gak mau memperpanjang masalh itu tapi karena dia mancing emosi terus ya udah aku sama dia gak saling bicara makanya kami terpecah menjadi dua aku bertiga dengan elha dan nahya dan memberi nama ENI.

 nurwa bersama dnegan hikama dan hasrah. Tapi karena aku gak mau egois sahabat yang lain tetap kok boleh berteman dengan nurwa begitupun sebaliknya,,  tapi kami kemana-mana hanya bertiga kekanatin dimana kemarin kami pasti berenam tapi pada saat itu mau tidak mau yah harus seperti itu sebenarny gak ada keganjilan tapi kami tetap menjalani hat tersebut selamam beberapa minggu. tapi tidak lama kemudian aku bosan hidup seperti itu terus karena aku orannya gak suka marahan sama seseorang terlalu lamanya, aku minta pendapat ke naya dan naya mengatakan itu ide yang bagus daripada begini teruski tidak bagus akhirnya kami memutuskan untuk bersatu kembali. walaupun kami memutuskan untuk bersatu kembali tap yah namanya juga habis bersiteru yah pastinya ga terlalu akrab lagi gitu maksundnya, tapi kami tetap memperlihatkan bahwa kami telah kembali seperti dulu yaitu 6 gelrs.. persahabatan kami berlanjut sampai kekelas 3 awalnya kami takut jika ad di antara kami yang terpisah karena ada rumor yang mengatakan abahwa akan ada pembagian kelas kembali, tapi kami menghadapi semua dengan santai ajah sih apalagi naya dia tipe orang yang cuek ajah mau gapain juga dia gak pedulu beda dengan hasra yang emang orangnya tuh  baik, tapi kalu masalh cowo dia itu cuman satau yaitu agus anak ipa 1 dia kalau gelihat agus sama cewe lain ya ampun nagis terus kerjanya, klau elha pad saat itu pacaran dengan karhy sepupu dari nanya, kalau naya pacaran dengan ka'amri yang perna menjadi seniorkami, kalau hikma saat itu pacaran sama ka'ilham, nurwa dengan ka'firman dan saya sendiri pada saat itu memutuskan untuk tidak pacaran setelah hubunganku denga seseorang senior dimana seupu naya dan elha. iayh gitu deh.. yag membuat kami khaeatir tenyata gak terjadi kami tetap 1 kelas an tidak ada yang berpisah 1 pun.. tapi berselang beberap blan duduk di kelas 3 ada komplik berulang kembali di antara kami tapi sekarag komplik antara nrwa dengan naya sebenarnya sih hanya masalah sepele juga tapi karena naya juga capek di gituin terus makanya naya pindah duduk di sampingku 

dan hikma yang pindah ketempat dia duduk... ah begitulah kami ternagi menjadi 2 bagian lagi dengan bagian yang sama, aku denagan naya dan elah.karena sekarang aku duduk bersama dengan naya dan hikma duduk di samping nurwa kalau elha tetap dengan hasrah. tapi kali ini karena naya orang cuek jadinya perselisihan mereka itu lumayan lama banget yang mengakibatkan kami hanya berlima sering bareng. karena nurwa yah pada saat itu juga gak terlalu respek dengan hikma dan hasra makanya kami hanya sering berlima saat itu nurwa akrab denga teman -teman yang lain seperti basma dan suleha yah boleh di kata ad juga sih geng buat mereka yaitu geng asabar, mereka dia apain ajah tetap ajah senyum paling lucu tuh kalau basma dan suleha di buli denga ka'idra dan ka'afir mereka kalu marah lucu bager deh jadinya mereka suka di gangguan 
karena itu menjadi bahan tertawaan buat kami semua, 


yah walaupu  seperti tapi basma dan suleha kalau di ledekin kaya gitu yah mereka gak perna masukin ke dalam hati mereka makanya ka indra sama ka ifir tetap ajah suka gangguin mereka kalau misal lagi jam istirahat atau lagi ada jam kosong mereka selelu manjadi bahan oleok -olokan. Nurwa yang sekarang menadi teman mereka juga gak keberatan dengan hal tersebut..yah inilah kelas kami yang begitu gila diantara kelas lain, dan sema guru juaga mengakui akan hal itu. yah begitulah persahabatan kami smapi akhirnya aku rasa a di satukan lagi, walaupun kami sempat membuat filem bersama tentang persahabatan kami tetap ajah mereka tidak akur, walau mereka beradu ekting bersama tapi yah tetap ajh, mereka propesional ajah sih sebenarnya dankami juga membuat filem tu selain untuk tugas terakhir kami juga memperlihat persahabatan kami yang sebenarnya. tapi judul dari felem kami yaitu PANACE, judul itu diberikan oleh elha yang katanya itu hanya singkatan yang kepanjagannya itu adalah PAI NA CENNING, kami sempat bertanya kena judulya seperti itu katanya karena di dalam filem tersebut memperlihatkan lika liku dalam persabatan kami yah kami yes ajah sih dengan judul tersebut. Disamping adalah salah satu foto kami yang di ambil saat setelah selesai syuting. Setelh filem kami selesai alhamdulillah di terima dengan sangat baik oleh  para guru yang memberikan kami tugas begitupun dengan guru yang lain menyambutnya dengan baik, karena kamimi juga memasukkkan beberap guru sebagai pemeran dalam filem kami yaitu ibu sayam sebagai wali kelas kami, ibu enddang sebagai guru kimia, dan pak nur alim sebagai guru seni, yah kami mengambil hal tersebut bukan rekayasa itu adalah bidang study yang mereak ajarkan dan ibu syam pada saat itu memang adalah wali kelas kami di kelas 3.

Tak terasa kami akan menjalankan yang namanya UN dimna da 20 paket dan di dalam kelas itu mendapatkan soal yang berbeda-beda, kami akut dalam mengahadapi semua itu, karena ini belum perna terjadi dalam UN kalau ulunya hanya beberapa paket sekarang da 20 paket tapi semua yakin bisa melewatkan ini emua dengan baik, alhasil alhamdulliah kami melawatinya kami hanya menunggu pengumuman , alhasil pengumuman pun akhirnyaa tiba alhamdulillah kami semua lulus, akhirnya kami pun lulus dari man bulukumba dan meninggalkan putih abu-abu kami, dan bebrapa waktu lalu ternyata naya dan nurwa juga sudah saling memaffkan. Dan kami melanjutkan study kai masing-masing, aku sendii melanjutkan kulya ai UIN aluddin makassar mengambil jurusan Matematika murni, Naya di UNM makassar mengambil jurusan Fisika murni, elha di UIN syarif idayatullah di jakarta jurusan Pendidikan matematika, Nurwa di STKIP Bulukumba jurusan bhs.inggris, Hikmah di Akper, Dan sahabat kami yang terakhir Hasrah melanjutkan ke jenjan pernikahan kerena di jodohkan oleh orang tuannya semoga hidup dengan bahagia hasra... maf kami tak sempat datang ke acara pernkanmu. 


TIDAK PERNAH ADA YANG NAMANYA MANTAN SAHABAT

Sahabat
Kau selalu menemaniku
Di saat aku sedih maupun aku gembira
Kau seperti Matahari yang menyinari bumi
Kau seperti ada di dalam jiwa & ragaku

Oh Sahabat
Aku terpikir bila kita tidak bersama-sama lagi
Jika Tuhan bisa aku ajak bicara
Aku pasti bicara “Ohh Tuhan jika kau ambil nyawa  sahabat ku,ambilah juga nyawaku”
Jika diperintahkan untuk memilih pun aku pasti memilih sahabat dari pada seorang kekasih

Sahabat
Aku berharap kita tidak akan berpisah lagi


FOTO-FOTO



Minggu, 25 Mei 2014

HARAMNYA WANITA MEMAKAI FARFUM.

MAKALAH
FIQHI
Logo-UIN-bw.png

DISUSUN OLEH:
KELOMPOK II
ISNA DWI YULIANTI
RIKA AULIYANAMUALLIM

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN
MAKASSAR
2014/2015



KATA PENGANTAR
            Dengan menyebut nama Allah SWT yang Maha Pengasih lagi Maha Panyayang, kami panjatkan puja dan puji syukur atas kehadirat-Nya, yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan inayah-Nya kepada kami, sehingga kami dapat menyelesaikan tugas Fiqhi yang berjudul Haramnnya wanita memakai farfum.
            Adapun Tugas ini telah kami usahakan semaksimal mungkin dan tentunya dengan bantuan berbagai pihak, sehingga dapat memperlancar pembuatan Makalah ini. Untuk itu kami tidak lupa menyampaikan bayak terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan Makalah ini.

            Namun tidak lepas dari semua itu, kami menyadari sepenuhnya bahwa ada kekurangan baik dari segi penyusun bahasanya maupun segi lainnya. Oleh karena itu dengan lapang dada dan tangan terbuka kami membuka selebar-lebarnya bagi pembaca yang ingin memberi saran dan kritik kepada kami sehingga kami dapat memperbaiki Makalah Fiqhi ini.

            Akhirnya penyusun mengharapkan semoga dari Makalah ini dapat diambil hikmah dan manfaatnya sehingga dapat memberikan inspirasi terhadap pembaca.

Samata26 Mei 2014
Penyusun

Kelompok 2
Menjadi Wanita Pezina Tanpa Sadar
(haramnya memakai parfum)
        Wanita dan Parfum adalah suatu hal yang sulit dipisahkan di zaman modern ini. Bahkan bisnis farfum adalah bisnis yang cukup menggiurkan dengan konsumen utama wanita. Berbagai iklan farfum dan minyak wangi untuk wanita sudah sangat banyak, bahkan dalam iklan tersebut tujuannya adalah agar memikat laki-laki, dalam banyak adegan iklan di mana wanita dengan farfum wangi nan semerbak, kemudian wanginya menyebar di antara laki-laki kemudian laki-laki menjadi tergila-gila dan mengikuti wanita tersebut.
            Bisa kita lihat para wanita muslimah sudah biasa keluar dengan minyak wangi yang wangi semerbak bahakan ada yang dari jarak beberapa meter sudah tecium wanginya. Banyak yang TIDAK SADAR , karena perbuatan seperti ini, mereka dikatakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai pezina.
            Sekali lagi bukan siapa-siapa yang mengatakan hal ini, akan tetapi yang mengatakannya adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dalam hadits shahih, beliau bersabda,

أَيُّمَا امْرَأَةٍ اسْتَعْطَرَتْ فَمَرَّتْ عَلَى قَوْمٍ لِيَجِدُوا مِنْ رِيحِهَا فَهِيَ زَانِيَةٌ

Seorang perempuan yang mengenakan wewangian lalu melalui sekumpulan laki-laki agar mereka mencium bau harum yang dia pakai maka perempuan tersebut adalah seorang pelacur/pezina.”
Al-Munawi rahimahullah berkata,

والمرأة إذا استعطرت فمرت بالمجلس فقد هيجت شهوة الرجال بعطرها وحملتهم على النظر إليها، فكل من ينظر ‏إليها فقد زنا بعينه، ويحصل لها إثمٌ لأنها حملته على النظر إليها وشوشت قلبه، فإذن هي سببُ زناه بالعين، فهي أيضاً زانية

“Wanita jika memakai Parfum kemudian melewati majelis (sekumpulan) laki-laki maka ia bisa membangkitkan syahwat laki-laki dan mendorong mereka untuk melihat kepadanya. Setiap yang melihat kepadanya maka matanya telah berzina. Wanita tersebut mendapat dosa karena memancing pandangan kepadanya dan membuat hati laki-laki tidak tenang. Jadi, ia adalah sebab zina mata dan ia termasuk pezina.”
            Dan Islam memang tegas dalam hal ini mengingat sangat besarnya fitnah wanita terhadap laki-laki. Bahkan jika sudah terlanjur memakai parfum kemudian hendak ke masjid maka ia diperintahkan mandi agar tidak tercium bau semerbaknya. Padahal tujuan ke masjid adalah untuk beribadah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
أيما امرأة تطيبت ثم خرجت إلى المسجد لم تقبل لها صلاة حتى تغتسل

“Perempuan manapun yang memakai parfum kemudian keluar ke masjid, maka shalatnya tidak diterima sehingga ia mandi.”
Fitnah wanita yang dahsyat
Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah berkata,

وسبب المنع منه واضح وهو ما فيه من تحريك داعية الشهوة وقد ألحق به العلماء ما في معناه كحسن الملبس والحلي الذي يظهر والزينة الفاخرة وكذا الاختلاط بالرجال

“sebab dari larangan adalah jelas yaitu hal tersebut bisa membangkitkan syahwat laki-laki. Para ulama menyamakan hal ini dengan memakai pakaian dan perhiasan yang bagus (untuk menarik laki-laki non-mahram) karena pezina yang fajirah juga demikian, demikan juga ikhtilath (bercampur baur laki-laki dan wanita) untuk tujuan tersebut.”
            Memang laki-laki mudah sekali terpancing syahwatnya terutama para pemuda, dan jika sudah demikian bisa jadi mereka hilang konsentrasi ataupun lalai akan agamanya.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا رَأَيْتُ مِنْ نَاقِصَاتِ عَقْلٍ وَدِينٍ أَذْهَبَ لِلُبِّ الرَّجُلِ الْحَازِمِ مِنْ إِحْدَاكُنَّ

“Tidaklah aku pernah melihat orang yang kurang akal dan agamanya sehingga dapat menghilangkankan akal laki-laki yang teguh selain salah satu di antara kalian wahai wanita.”
            Jangan heran, karena memang wanita adalah fitnah terbesar laki-laki.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا تَرَكْتُ بَعْدِى فِتْنَةً أَضَرَّ عَلَى الرِّجَالِ مِنَ النِّسَاءِ

“Tidaklah aku tinggalkan sepeninggalku fitnah (cobaan) yang lebih berbahaya bagi kaum laki-laki yaitu (fitnah) wanita.” 
Ada farfum yang boleh bagi wanita
            Akan tetapi bukan berarti wanita tidak boleh memakai wewangian sama sekali atau dibiarkan bau. Perhatikan sabda Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam,

إن طيب الرجال ما خفي لونه وظهر ريحه ، وطيب النساء ما ظهر لونه وخفي ريحه

“Wewangian seorang laki-laki adalah yang tidak jelas warnanya tapi nampak bau harumnya. Sedangkan wewangian perempuan adalah yang warnanya jelas namun baunya tidak begitu nampak.”
            Maka jika parfum dengan wangi sedikit/samar atau untuk sekedar menetralkan bau, seperti deodorant maka boleh. Dan jika untuk suami maka silakan berwangi seharum mungkin. Dan perlu diperhatikan bahwa parfum wanita warnanya jelas.
Al-Munawi rahimahullah berkata,

(وطيب النساء ما ظهر لونه وخفي ريحه) قالوا: هذا فيمن تخرج من بيتها وإلا فلتطيب بما شاءت

“maksud dari,wewangian perempuan adalah yang warnanya jelas namun baunya tidak begitu nampak.”, ulama berkata: ini bagi wanita yang hendak keluar dari rumahnya jika tidak ia bisa memakai parfum sekehendak hatinya.”

 Demikian semoga bermanfaat,


Senin, 05 Mei 2014

Arti perkata surat al-fatihah ayat 1-7.

Surah Al-Fatihah (QS 1:1-7)

QS 1:1
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
1. Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, Yang Maha Mengasihani.
KALIMAH
TERJEMAHAN
JENIS
PENERANGAN
بِ
Dengan
Harf
Harf Jer
اسْمِ
nama
Isim
Isim Majrur
اللهِ
Allah
Isim
Kerana  ال
الرَّحْمَنِ
Yang Maha Pemurah
Isim
Kerana  ال
(kata dasar  ر ح م )
الرَّحِيمِ
Yang Maha Penyayang
Isim
Kerana  ال
(kata dasar  ر ح م )
QS 1:2
الْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَلَمِينَ 
2. Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan Yang memelihara dan mentadbirkan sekalian alam.
الْحَمْدُ
Segala puji
Isim
Kerana  ال
(kata dasar  ح م د )
لِ
bagi
Harf
Harf Jer
اللهِ
Allah
Isim
Isim Majrur
رَبِّ
Tuhan (Pentadbir)
Isim
(kata dasar  ر ب ب  )
الْعَلَمِينَ
seluruh alam
Isim
Kerana  ال
(kata dasar   ع ل م)
QS 1:3
الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ 
3. Yang Maha Pemurah, Yang Maha Mengasihani.
الرّحْمَنِ
Yang Maha Pemurah
Isim
Kerana  ال
(kata dasar  ر ح م )
الرَّحِيمِ
Yang Maha Penyayang
Isim
Kerana  ال
(kata dasar  ر ح م )
QS 1:4
مَلِكِ يَوْمِ الدِّينِ 
4. Yang Menguasai pemerintahan hari Pembalasan (hari Akhirat).
مَلِكِ
Yang Memiliki
Isim
(kata dasar  م ل ك)
يَومِ
hari
Isim
(kata dasar  ي و م)
الدِّيْنِ
agama (pembalasan)
Isim
Kerana  ال
(kata dasar د ي ن )
QS 1:5
إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ 
5. Engkaulah sahaja (Ya Allah) yang kami sembah, dan kepada Engkaulah sahaja kami memohon pertolongan.
إِيَّاكَ
Akan (hanya) Engkau
Dhomir
Dhomir Munfasil
ك = Harf Qhitof)
نَعْبُدُ
kami sembah
Fi’il
Fi’il Mudhori’
وَ
dan
Harf
Harf Athof
إِيَّاكَ
akan (hanya) Engkau
Dhomir
Dhomir Munfasil
نَسْتَعِيْنُ
kami mohon pertolongan
Fi’il
Fi’il Mudhori’
(kata dasar  ع و ن)
QS 1:6
إِهْدِ نَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمِ 
6. Tunjukilah kami jalan yang lurus.
إِهْدِ
Tunjukkanlah (oleh) Engkau
Fi’il
Fi’il Amar
(buang huruf illat)
نَا
(akan) kami
Dhomir
Dhomir Munfasil
الصِّرَاطَ
jalan
Isim
Kerana  ال
(kata dasar  ص ر ط )
الْمُسْتَقِيْمِ
yang lurus
Isim
Kerana  ال
(kata dasar  ق و م)
QS 1:7
صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلاَ الضَّآلِّينَ 
7. Iaitu jalan orang-orang yang Engkau telah kurniakan nikmat kepada mereka, bukan (jalan) orang-orang yang Engkau telah murkai, dan bukan pula (jalan) orang-orang yang sesat.
صِرَاطَ
Jalan
Isim
(kata dasar ص ر ط)
الَّذِيْنَ
orang-orang yang
Isim
Isim Mausul
أَنْعَمْتَ
telah Engkau beri nikmat
Fi’il
Fi’il Madhi
عَلَىْ
atas
Harf
Harf Jer
هِمْ
mereka
Isim Dhomir
(ه = Dhomir Munfasil)
(م = Harf Jama' Muzakkar)
غَيْرِ
bukan
Isim
(kata dasar  غ ي ر)
الْمَغْضُوبِ
orang-orang yang dimurkai
Isim
Isim Jama’ Taksir
(Isim = ada ال )
عَلَىْ
atas
Harf
Harf Jer
هِمْ
mereka
Isim Dhomir
(ه = Dhomir Munfasil)
(م = Harf Jama' Muzakkar)
وَ
dan
Harf
Harf Athof
لاَ
tidak
Harf
Harf Nafi
الضَّآلَّيْنَ
orang-orang yang sesat
Isim
Isim Jama’ Muzakkar Salim (Isim = ada ال )